HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh menjadi sangat lemah karena adanya infeksi dari virus HIV.

Penyebab HIV AIDS

Penyakit HIV AIDS dapat terjadi melalui hubungan seksual vaginal atau anal, penggunaan jarum suntik dan transfusi darah. HIV dapat menular dari ibu kepada anak selama masa kehamilan, melahirkan, dan menyusui.

Berikut ini beberapa faktor risiko meningkatkan penularan HIV AIDS:

Berhubungan seksual dengan berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman
Menggunakan jarum suntik bersama – sama
Transfusi darah yang tidak steril
Mengidap penyakit STD atau penyakit menular seksual lainnya
Gejala HIV AIDS

Gejala HIV AIDS terjadi ke dalam beberapa tahapan seperti:

Gejala tahap pertama
Mudah terserang flu
Demam
Sakit Tenggorokan
Timbul ruam
Nyeri otot

Gejala tahap kedua
Mengalami gejala HIV AIDS yang sama dengan tahap pertama tetapi akan berlangsung selama kurang lebih 10 tahun.

Gejala tahap ketiga
Di tahap ketiga, mulai terjadi infeksi dari virus HIV kemudian akan memasuki fase AIDS, dengan menimbulkan beberapa gejala seperti:
Demam yang berkepanjangan (lebih dari 10 hari)
Selalu merasa lemas
Kesulitan untuk bernafas
Mengalami gangguan diare kronis dalam kurun waktu yang lama
Mudah terserang infeksi jamur pada mulut, tenggorokan dan alat kelamin
Berat badan turun drastis karena kehilangan nafsu makan.
Pengobatan dan Pencegahan HIV AIDS

HIV AIDS apabila tidak mendapatkan pengobatan akan berdampak pada gangguan kesehatan lainnya seperti Tuberkulosis (TB), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), bahkan kanker. Penderita HIV AIDS dapat melakukan pengobatan berupa terapi Antiretroviral (ARV) yang akan bekerja mencegah virus HIV berkembang.

Bahaya HIV AIDS ini tidak akan hanya dirasakan oleh satu orang, tetapi dapat menular kepada orang lain. Maka dari itu perlu dilakukan pencegahan HIV AIDS dengan cara:

Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah
Tidak berganti – ganti pasangan seksual
Menggunakan pengaman saat berhubungan seksual
Menghindari penggunaan narkoba, terutama jenis suntik.

Referensi

Kemenkes.Mengenal HIV dan AIDS serta Tanda-tanda Gejalanya.2023

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *